Faktor Mempengaruhi Proses Pembuatan Keputusan Konsumen

loading...
loading...
Dalam mengetahui proses keputusan konsumen dalam memutuskan akan barang yang dibeli kita butuh analisa perilaku konsumen sebagai perwujudan atas semua kegiatan sesuai psikologis manusia itu sendiri.

Jenis perilaku konsumen bisa didefiniskan menjadi suatu skema atau kerangka kerja yang di mudahkan  dalam melukiskan kegiatan kegiatan konsumen dan inilah yang akan kita bahas mengenai keputasan konsumen dalam hal membeli suatu produk. Kita akan menyelidiki dari sisi Eksternal dan sisi Internal


Faktor Eksternal
Tradisi Budaya
Tanda tradisi Budaya dapat dijadikan sebagai dasar nilai, kepercayaan dan keputusan konsumen saat mengambil sebuah keputusan membeli. Menurut para ahli eknomi ada beberapa macam dalam tradisi yang mempengaruhi tindakan membeli.

#Nilai Orientasi Masyarakat: mengambarkan perspektif konsumen tentang kesamaan antara individu dengan satu kelompok
# Nilai orientasi Lingkungan: mengambarkan perspektif konsumen bagaimana lingkungan fisik dapat berkaitan sama hal-hal yang bersifat ekonomis dan teknis.
# Orientasi diri sendiri: mengambarkan hal-hal kenyataan dimana konsumen membeli sesuai kebutuhan dan kesenangan dari diri sendiri 

Penilaian konsumen juga mengacu kepada kepercayaan yang ada pada tradisi, konsumen membeli juga menurut norma-norma atau adat istiadat kepercayaan budaya tersebut. Kebudayaan juga sangat menentukan paling mendasar pada keinginan dan karakter konsumen sehingga pola pikir dan konsep umum perilaku sebuah masyarakat sangat mempengaruhi daya beli.

Tingkat Sosial
Tingkat sosial bercenderung pada korporat konsumen yang tidak beda dalam karakternya sesuai kedudukan ekonomi mereka pada pasar. Yang menjadi penentu Tingkat sosial yaitu: Pekerjaan, Education dan Saving.Pendapat bahwa konsumen yang berada pada Tingkat sosial yang tidak berbeda cenderung untuk saling memberi keperyaan, mutu dan cara kelakuan. Kepercayaan, nilai dan hubungan timbal balik ini yang bertumbuh sangat memengaruhi keputusan konsumen. Tingkat sosial menganalisa bagaimana dan dimana orang akan membeli. 

Tingkatan sosial merupakan golongan yang relatif homogen pada konsumen yang dan masih dalam suatu masyarakt, yang terbentuk secara teratur dan kelompoknya mempunyai tata nilai, minat dan karakter yang sama

Menurut para ahli golongan berdasarkan tingkatan diartikan sebagai sebuah kelompok yang didalamnya banyak orang yang mempunya kedudukan yang sama dalam kelompok manusia. Kedudukan itu dapat dicapai sesuai berjalannya ke bawah atau ke atas menuju kelas lain.

Demografi
Perilaku konsumen lebih menitik beratkan pada tanda-tanda yang stagnan yang menjurus pada pertumbuhan suatu kelompok masyarakat pada daerah yang ciri khas kuantitatif contohnya umur, gaji, dan profesi, gender, kode wilayah dan tingkata pendidikan.  Jadi hal inilah yang membuat konsumen memutuskan suatu pembelian pada berang berdasarkan demografi

Keluarga
Keluarga merupakan salah satu pengaruh dalam membeli karena didalam keluarga barang tersebut harus dapat dipakai secara bersama-sama dan tidak ada pembedaan jadi dalam membeli harus bisa memerhatikan kebutuhan yang sama sehingga barang tersebut dapat berfungsi bagi seluruh keluarga.
Keluraga merupakan kelompok inti yang memberikan kontribusi nilai-nilai. Peranan keluarga dalam hal membeli tergantung dari orang tua, karena didalamnya terkandung nasihat dan ajaran dalam hal membeli suatu produk atau jasa

Faktor Internal atau penyebab dari pribadi 
Setelah kita bahas faktor Ekstenal berikut juga kita bahas dari faktor internal dalam menentukan keputusan membeli suatu produk. Yaitu

Persepsi
Kunci utama dalam menentukan tindakan konsumen membeli barang adalah berita atau Pengetahuan Informasi yang ada,Konsumen melakukan pencariaan informasi, menelaah atau memfilter lalu dijadikan referensi informasi, juga mencari informasi lain dari sumber berbeda tujuannya untuk meyakinkan konsumen  akan suatu produk yang akan dibelinya. Dan hal inilah yang menjadi suatu persepsi konsumen.

Belajar dan Ingatan
Belajar adalah suatu pertumbuhan perilaku konsumen yang diberdasarkan dari pengalaman, konsumen mendapat nilai, minat, dan kesukaan dan sikap, melalui setiap proses pengalaman
Perilaku konsumen bisa diketahui karena sangat berpengaruh yang didasarkan pada pengalaman belajar yang dapat memutuskan perilaku dan pengambilan keputusan dalam membeli bagi konsumen.

Sikap 
sikap menurut riset ahli adalah cara mindset seseorang dalam merasakan dan akan menghasilkan suatu tindakan untuk membeli suatu produk. Perilaku konsumen ada tiga yang harus diketahui yaitu kognitif, afektif dan perilaku atau psikomotorik. Kognitif yaitu kepercayaan terhadap objek barang. afektif juga perasaan atau reaksi kondisi hasrat seseorang terhadap objek yang ada. Psikomotorik adalah gabungan dari kognitif dan afektif yang ada sehingga dengan ada tiga komponen berikut dapa memperngaruhi daya beli konsumen.

Gaya Hidup
gaya hidup adalah pola sesorang dalam kebiasaan sehari-hari yang diimplementasikan pada kegiatan, minat dan pendapat atau opini seseorang. Gaya hidup individu bersumber dari konsep diri yang merupakan perilaku yang di anut. Gaya hidup merupakan pendorong dasar yang mempengaruhi kebutuhan dan sikap seseorang dan fungsi dari karekteristik seseorang yang telah terbentuk melalui interaksi sosial. jadi gaya hidup sebagai seseorang menjalani kehidupannya, mengalokasikan uang dan waktunya.
Motivasi Dan Kepribadian
Motivasi merupakan pengerak yang mendorong karakter dan membagi arah juga tujuan untuk karakter seseorang.

Sementara itu motifnya adalah mengkonstruk yang melukiskan daya dalam diri yang tidak bisa diteliti. Mengstimulus tanggapan konsumen dan membagikan suatu arahan yang lebih detail pada tanggapan itu.

Saat dorongan dapat memimpin daya kuat maka yang berdampak karakter konsumen untuk mempunyai tujuan maka kepribadian dapat memimpin karkater yang ditentukan untuk mencapai sebuah tujuan pada situasi yang tidak sama.

Untuk menyesuaikan diri dan berespon terhadap dunia sekitarnya maka kepribadian yang berkualitas harus tahan lama ini lah yang membuat konsumen untuk melakukan pembeli jika telah dimotivasi. 

Dalam perilaku konsumen kepribadian didefenisikan sebagai respon yang konsisten terhadap stimulus lingkungan. kepribadian adalah ciri-ciri psikologis yang membedakan seseorang, yang menyebabkan terjadinya jawaban secara relatif dan bertahan lama terhadap lingkungannya.

Demikianlah yang membuat keputusan konsumen dalam hal membeli barang, yang kita bahas sesuai berdasarkan ilmiah yang kerap terjadi dilapangan, semoga dari hasil ini anda dapat membuka cakrawala pengetahuan yang sedikit ini untuk dijadikan pengalaman referensi anda dikehidupan sosial.
loading...
Blog, Updated at: 15.39.00

0 comments:

Posting Komentar

Terimakasih sudah Berkunjung. Jika Anda Menyukai Artikel Ini Silahkan Menshare Melalui Facebook dan Tweeter.
+ Jika ada gambar atau link yang rusak tolong beritahu saya
+ Jika perlu ada penambahan pada artikel silahkan menambahkan pada kolom komentar, nanti saya update artikelnya
+ Jika Ingin Berkomentar Jangan Spam/ Berpromosi