Perbedaan Antara Senyawa Organik dan Senyawa Anorganik Beserta Contoh senyawanya

Posted By Abdul Muiz on Minggu, 04 Januari 2015 | 23.15.00

Perbedaan Antara Senyawa Organik dan Senyawa Anorganik - Kali ini saya akan membahas apa perbedaan antara dua senyawa yang di sebutkan dalam judul di atas. Sebenarnya dari arti di judul di atas sudah bisa kita tebak antara organik dan anorganik, sifat-sifat danri bahan organik jelas berbeda dengan anorganik.

Dari pada pusing-pusing nebak tapi salah, berikut ini saya berikan perbedaan antara senyawa organik dengan anorganik sebnayak yang saya bisa. Okey simak baik-baik ya di bawah ini :

Perbedaan Antara Senyawa Organik dan Senyawa Anorganik Beserta Contoh senyawanya

Perbedaan Senyawa Organik dan Anorganik


Tabel Senyawa Organik dan Senyawa Anorganik
No
Senyawa organik
Senyawa Anorganik
1
Kebanyakan berasal dari makhluk hidup dan beberapa dari hasil sintesis
Berasal dari sumber daya alam mineral ( bukan makhluk hidup)
2
Senyawa organik lebih mudah terbakar
Tidak mudah terbakar
3
Strukturnya lebih rumit
Struktur sederhana
4
Semua senyawa organik mengandung unsur karbon
Tidak semua senyawa anorganik yang memiliki unsur karbon
5
Hanya dapat larut dalam pelarut organik
Dapat larut dalam pelarut air atau organik
6
CH4, C2H5OH, C2H6 dsb.
NaF, NaCl, NaBr, NaI dsb.


Masih kurang, saya tambahkan lagi buat anda :

Perbedaan Antara Senyawa Organik Dan Anorganik :
1. Senyawa organik
   - titik leleh dan titik didih rendah
   - tdk tahan terhadap pemanasan
   - berikatan kovalen
   - umumnya tidak larut dalam air
   - reaksi antar molekul berlangsung lama
2. Senyawa karbon anorganik
   - titik leleh dan titik didih tinggi
   - tahan terhadap pemanasan
   - ada yg berkaitan dengan ion kovalen
   - umumnya larut dalam air
   - reaksi antar ion berlangsung

Mungkin di atas ada yang sama ya? ya tidak apa-apa (silahkan di sortir sendiri ya) ada juga yang memberi pendapat bahwa perbedaan di antara kedua senyawa di atas adalah "Organik bisa di perbaharui dan bisa diolah sedangkan anorganik ga bisa diperbaharui dan di daur ulang kalau misalnya dia udah hancur atau roboh dia ga bisa lagi di olah kembali ga bisa di daur ulang beda sama organik * maaf kalau salah." tinggal anda sortir aja. Say juga sertakan contoh senyawanya. Simak ya di bawah ini :

Contoh Senyawa Organik dan Anorganik

Senyawa organik contohnya : protein,lemak,karbohidrat,,asam format,asam lemak, vitamin, polimer dll.
Senyawa anorganik contohnya : Asam karbonat,garam, amoniak,  asam kakodilat ,kalsium klorida

Demikian ya sedikit pembahasan mengenai Perbedaan Antara Senyawa Organik dan Senyawa Anorganik Beserta contohnya semoga bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung.
Blog, Updated at: 23.15.00
loading...